Minggu, 23 Maret 2014

So Sick - Ne yo

So Sick


Mmmm mmm yeah
Do do do do do do do-do
Ohh Yeah

Gotta change my answering machine
Now that I'm alone
Cause right now it says that we
Can't come to the phone
And I know it makes no sense
Cause you walked out the door
But it's the only way I hear your voice anymore
(it's ridiculous)
It's been months
And for some reason I just
(can't get over us)
And I'm stronger than this
(enough is enough)
No more walking round
With my head down
I'm so over being blue
Crying over you

And I'm so sick of love songs
So tired of tears
So done with wishing you were still here
Said I'm so sick of love songs so sad and slow
So why can't I turn off the radio?

Gotta fix that calendar I have
That's marked July 15th
Because since there's no more you
There's no more anniversary
I'm so fed up with my thoughts of you
And your memory
And how every song reminds me
Of what used to be

That's the reason I'm so sick of love songs
So tired of tears
So done with wishing you were still here
Said I'm so sick of love songs so sad and slow
So why can't I turn off the radio?

(Leave me alone)
Leave me alone
(Stupid love songs)
Don't make me think about her smile
Or having my first child
I'm letting go
Turning off the radio

Cause I'm so sick of love songs
So tired of tears
So done with wishing she was still here
Said I'm so sick of love songs so sad and slow
So why can't I turn off the radio?
(why can't I turn off the radio?)

Said I'm so sick of love songs
So tired of tears
So done with wishing she was still here
Said I'm so sick of love songs so sad and slow
So why can't I turn off the radio?
(why can't I turn off the radio?)

And I'm so sick of love songs
So tired of tears
So done with wishin' you were still here
Said I'm so sick of love songs so sad and slow
Why can't I turn off the radio?
(why can't I turn off the radio?)
Why can't I turn off the radio?

Laksana Surgaku - Dudy Oris

 Laksana Surgaku

Hari ini kau pergi meninggalkan diriku
Semua begitu saja terjadi dan takkan kembali
Sungguhku tak berdaya jika harus tanpamu
Menghabiskan waktuku jelajahi dunia

Reff:
Dirimu laksana surgaku
Tempatku mencurahkan
Segala rasa cinta suci yang tulus didalam batinku
Tiada yang mampu gantikan cintamu dihatiku
Menyejukkan seluruh jiwa melebur kedasar sukmaku

Haruskan kuberpasrah hadapi semua ini
Mencoba memulainya kembali dengan harap pasti

Namun tak ada raguku mengusik damai hati
Membawa kebimbangan dengan arah tak pasti

Reff:
Dirimu laksana surgaku
Tempatku mencurahkan
Segala rasa cinta suci yang tulus didalam batinku
Tiada yang mampu gantikan cintamu dihatiku
Menyejukkan seluruh jiwa melebur kedasar sukmaku

Andakah dibenakmu seberkas celah rasa
Meskipun semu semata ringankan kesedihan

Reff:
Dirimu laksana surgaku
Tempatku mencurahkan
Segala rasa cinta suci yang tulus didalam batinku
Tiada yang mampu gantikan cintamu dihatiku
Menyejukkan seluruh jiwaku melebur kedasar sukmaku

Dirimu laksana surgakutempatku mencurahkan
Menyejukkan seluruh jiwaku melebur ke dasar sukmaku

Minggu, 16 Desember 2012

Lukisan Unun

Hai hai hai... 

Di sekolah gue, di pelajaran seni budaya setiap kelas mengadakan pagelaran dan kata gurunya disuruh milih mau nyanyi apa ngelukis, berhubungan suara gue gak enak didenger jadi gue milih lukis ._.

Perjuangan gue melukis ditempuh dengan waktu 5 hari. Gue ngelewatin cobaan yang sangat banyak, gue ngelewatin padang pasir, gue mendaki gunung, gue terjatuh dan tak bisa bangkit lagi, gue tengelam dalam lautan, gue tersesat tak tau arah jalan pulang *halah

Dan ini foto proses mengerjakan lukisan :




Dan akhir dari perjuangan gue, membuahkan hasil lukisan yang... ehmm.. yang... ya gitu deh ._. liat aja sendiri ya wkwkwkwk -_-

-____-
Okee.. segitu dulu cerita perjuangan gue ngelukis :3 gue ngepost ini karena gue bingung mau ngepost apaan wkwkwk -_- daripada gak ngepost dan udah lama blognya nganggur sampe ngebusuk gini penuh dengan sarang laba-laba, mending ngepost gaje aja laa ahahaahaha

See you next time..


Sabtu, 08 Desember 2012

Gambar-gambar kelas 94 :3

Pas pelajaran seni budaya, anak anak kelas 94 disuruh gambar sama bu misneti.
Dan dibawah ini adalah hasil gambar sebagian anak-anak 94..

ini gambar Audrey, anak 94 yang pipinya tembem unyu-unyu gitu..


kalo ini gambarnya Cindi.


Kalo ini gambarnya Rani, walaupun berbehel dia jago gambar loh :3

tangan siapa itu?

Ini gambarnya Dewi, walaupun bukan anak kelas 94 gua masukin aja hhe,,, dia rambutnya badai loh :3


Ini gambarnya Miranda, dia jago banget gambar loh. dia bukan anak 94 btw.

pengen gue beli deh -_-

Dan terakhir adalah gambar gue.

okee sekian dulu dari gue, semoga postingan gue bermanfaat. 
See you next time..




Jumat, 07 Desember 2012

Rumah Besar Itu

Cerpen Rumah Besar Itu
Karya Unun Raudhatul
muehehehhe



Hari yang ku tunggu-tunggu datang juga. Ya 31 Oktober, malam hallowen yang kusukai dan selalu ada pesta hallowen disekolahku. Untuk pesta hallowen kali ini, aku memakai kostum vampire berwarna hitam dan merah.
Waktu menunjukkan pukul setengah dua belas malam dan pesta hallowenpun telah usai. Aku yang masih memakai kostum vampire, segera mengganti pakaian dan segera pulang.
“ Udah mau pulang Ze? “ Tanya Vira kepadaku.
“ Iya nih udah malem, Aku duluan ya Vir. “ Ucapku sambil mengambil tas ku.
***
Di tengah malam yang diselingi dengan hembusan angin yang dingin, Zeze segera merapatkan jaketnya. Dengan memakai motor varionya, Zeze dapat pulang ke tempat kostannya.
Malam itu, entah kenapa Zeze merasa jalan yang biasanya ramai, kali ini sepi senyap. Zeze yang agak keheranan, menoleh kesamping jalanan dan ternyata Zeze melewati kuburan.
“ Ahhh, aku salah ambil jalan lagi.” Umpat Zeze didalam hati.
Rintik-rintik air hujan yang berlomba mencapai bumi, mulai membasahi tubuh Zeze.
“ Jangan hujan dong, tolong jangan hujan.” Zeze membatin.
Rintik-rintik hujan yang berubah menjadi hujan deras, membuat Zeze  berniat berteduh terlebih dahulu. Didepan sana, Zeze melihat rumah besar bernuansa klasik. Zeze agak heran melihat rumah besar itu, karena seingat Zeze, kemarin, rumah diseberang jalan itu belum ada.
Karena hujan semakin lama semakin deras, Zeze terpaksa berteduh di rumah itu.
“ Permisi..” Ucap Zeze, dan tidak ada yang menyahut.
“ Permisi..” Ucap Zeze sekali lagi dan tetap tidak ada yang menyahut. Akhirnya Zeze menyerah dan berteduh didepan teras rumah tersebut.
Ctarrr… Bunyi petir menggelegar.
“ Aaaaaaaaa” Teriak Zeze ketakutan sambil menutup telinga.
Krieettt.. Bunyi pintu terbuka dari dalam. Muncul sesosok laki-laki yang menghampiri Zeze.
  Siapa kamu? “ Tanya laki-laki tersebut.
“ Aaaaaaaaa ” Zeze tetap teriak ketakutan.
“ Hey siapa kamu? ” Tanya laki-laki itu sekali lagi.
Zeze yang sedaritadi menutup matanya dengan tangan, perlahan membuka matanya dan melihat sesosok laki-laki hitam manis, tegap, dan tampan.
“ A a aku Zeze” Ucap Zeze terbata-bata.
“ Sedang apa kamu didepan teras rumahku?” Tanya sosok laki-laki itu.
“ Aku kehujanan dan berteduh disini.” Jawab Zeze.
“ Lalu mengapa kamu berteriak?” Tanya sosok laki-laki itu.
“ Aku taku dengan petir makanya aku teriak.” Ucap Zeze dengan tampang muka kesal.
“ Hahahaha pantesan, kamu basah seperti tikus kecebur got.” Canda sesosok laki-laki itu.
“ Huuuu biarin aja.” Jawab Zeze sambil memeletkan lidahnya.
Ctarrr….
“ Aaaaaaa” Teriak Zeze ketakutan.
“ Sepertinya aku harus mempersilahkanmu masuk kerumah ku” Ucap laki-laki itu sambil tersenyum.
****
Zeze duduk di bangku ruang tamu tersebut sambil memperhatikan sekeliling rumah. Rumah yang bernuansa klasik ini tampak rapih dan terawat.
“ Ini handuk untukmu.” Ucap laki-laki tersebut seraya memberikan handuk ke Zeze
“ Terimakasih, nama kamu siapa? “ Tanya Zeze.
“ Aku Rio.” Jawab Rio.
“ Kamu tinggal semdirian disini? “Tanya Zeze lagi.
“ Iya, sepertinya kamu kedinginan. Mau aku buatkan coklat panas? “ Tanya Rio sambil berdiri beranjak ke dapur.
***
“ Ini coklat panasnya” Ucap Rio memberikan coklat panas itu ke Zeze.
Zeze menyeruput coklat panas itu dengan hati-hati.
“ Enak” Puji Zeze.
“ Terimakasih, kamu tau malam ini malam apa? “ Tanya Rio.
“ Ini malam hallowen, malam yang kusukai.” Jawab Zeze.
“ Kamu menyukai hallowen? Sama sepertiku ya, setiap tahun aku merayakan malam ini.” Ucap Rio.
“ Ya akupun sama.” Balas Zeze.
Merekapun berbincang-bincang tentang hallowen, sesekali diselingi dengan candaan.
Tak terasa satu jam telah berlalu, dan hujan pun kian lama kian reda.
 “Rio sepertinya hujan telah reda, aku akan pulang sekarang.” Ucap Zeze.
“ Yahh.. “ Ucap Rio sambil menundukan kepalanya.
“ Tenang saja yo, besok aku akan kembali lagi kok.” Ucap Zeze menghibur Rio.
“benarkah? Kau janji? “ Ucap Rio tersenyum.
“ Iya.” Balas Zeze.
Rio pun mengantar Zeze sampai kedepan rumahnya seraya melambaikan tangan. Zezepun membalas lambaian tangan Rio.
***
Esok harinya, Zeze berangkat dari kostan ke rumah Rio dengan motor varionya. Alangkah terkejutnya zeze melihat rumah Rio hanya terdapat puing-puing rumah bekas kebakaran.
Zeze yang penasaran akan hal itu, segera bertanya dengan ibu-ibu yang berjualan disekitar lingkungan tersebut.
“ Maaf Bu, saya mau nanya. Rumah yang diseberang jalan sana kemana ya? Apakah tadi malam telah terjadi kebakaran?” Tanya Zeze kepada ibu-ibu tersebut.
“ Begini dek, rumah itu telah terbakar sekitar 10 tahun yang lalu.”
“ Lalu pemuda yang tinggal dirumah itu kemana ya bu?”
“ Pemuda yang tinggal dirumah itu mati terbakar.”
Zeze yang mengetahui hal itu, kaget dan shock.
“ Memangnya kebakaran itu terjadinya kapan bu?”
“ Pada tanggal 31 Oktober, dan yang saya dengar dek, pemuda itu sangat kesepian dan sangat menyukai malam hallowen. Pemuda itu akan muncul pada malam hallowen saja”
Zeze yang merasa sudah mempunyai informasi yang cukup segera mengucapkan terimakasih kepada ibu tersebut dan segera pulang.
***
Satu tahun kemudian, pada malam hallowen.
Ting tong.. Dan terlihat sesosok laki-laki keluar dari balik pintu tersebut.
“Happy Hallowen Rio…” Ucap Zeze sambil membawa sekotak kue.
“ Zeze.. aku kangen banget sama kamu” Jawab Rio sambil memeluk Zeze.
~~~The End ~~~
 

Kamis, 29 November 2012

By Chance (You and I) - J.R.A

By Chance Lyrics

Hi
Girl you just caught my eye
Thought I should give it try
And get your name and your number
Go grab some lunch and eat some cucumbers

Why, did I say that?
I don't know why.
But you're smilin' and it's something I like
On your face, yeah it suits you
Girl we connect like we have bluetooth

I don't know why
I'm drawn to you
Could you be the other one so we'd equal two?
And this is all based on a lucky chance
That you would rather add then subtract

You abd I
Could be like sonny and cher
Honey and bears
You and I
Could be like aladdin and jasmine
Lets make it happen like

La La's

Hey
How've you been?
I know that it's been awhile.
Are you tired cause you've been on my mind
Runnin' thousand & thousands of miles
Sorry, I know that line's outta style
But you
You look so beautiful on this starry night
Loving the way the moonlight catches your eyes & your smile
I'm captivated
Your beauty is timeless never outdated

I don't know why
I'm drawn to you
Could you be the other one so we'd equal two?
And this is all based on a lucky chance
That you would rather add then subtract

Babe
It's been 5 years since that special day
When I asked you on our first date
I guess it's safe to say

Let me say
You look beautiful on our wedding day